kegiatan 2
1. Struktur kepala berita pada teks tersebut adalah kalimat pembuka atau paragraf pertama, yaitu:
> “Pesawat CN-235 diminati oleh banyak negara di kawasan regional dan internasional untuk berbagai keperluan, baik sipil maupun militer. Harga pesawat ini relatif kompetitif dan bisa diandalkan sehingga negara pengguna ketagihan.”
Kalimat tersebut merupakan kepala berita karena berisi gagasan utama dan informasi penting yang menjadi inti berita. Jadi, kalimat pertama merupakan bagian kepala berita.
2. Analisis unsur ADIKSIMBA pada kepala berita:
Apa: Pesawat CN-235 diminati oleh banyak negara.
Di mana: Di kawasan regional dan internasional.
Siapa: Banyak negara pengguna pesawat CN-235.
Mengapa: Karena pesawat tersebut dapat digunakan untuk berbagai keperluan, harganya kompetitif, dan dapat diandalkan.
Bagaimana: Pesawat CN-235 digunakan untuk keperluan sipil maupun militer.
Kapan: Unsur waktu belum dijelaskan.
Jadi, unsur ADIKSIMBA yang belum terjawab adalah kapan.
3. Struktur leher berita terdapat pada bagian yang menjelaskan lebih lanjut tentang negara-negara pengguna pesawat CN-235 serta keunggulan dan harga pesawat tersebut. Gagasan pendukungnya antara lain:
* Negara-negara seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Pakistan, Uni Emirat Arab, dan Korea Selatan menggunakan CN-235.
* Indonesia juga menggunakan dan mengekspor pesawat CN-235.
* Pesawat CN-235 memiliki berbagai keunggulan.
* Harga pesawat tersebut cukup kompetitif.
Bagian tersebut disebut leher berita karena berfungsi mengembangkan dan menjelaskan informasi yang telah disampaikan dalam kepala berita.
4. Apakah “Maritime Patrol Aircraft” merupakan frasa baku?
Ya, Maritime Patrol Aircraft merupakan istilah bahasa Inggris yang digunakan dalam bidang penerbangan. Dalam teks bahasa Indonesia, istilah asing tersebut sebaiknya ditulis dengan huruf miring, seperti yang sudah dilakukan dalam teks. Padanan dalam bahasa Indonesia adalah pesawat patroli maritim.
5. Aturan penulisan kata atau frasa dalam bahasa asing adalah ditulis dengan huruf miring apabila digunakan dalam teks berbahasa Indonesia.
Contohnya:
Maritime Patrol Aircraft
co-pilot
Full Glass Cockpit
6. Perbaikan kutipan:
Kata “tak” dapat diganti dengan sinonim “tidak”. Kata “tapi” diganti dengan kata baku “tetapi”.
Perbaikannya menjadi:
> “Pihak PT DI selaku produsen memang tidak mengungkapkan harga persisnya, tetapi harga tersebut terungkap dari data yang dirilis Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank.”
7. Apakah “Rp354 Miliar” merupakan kata baku?
Penulisan tersebut belum tepat. Penulisan yang lebih sesuai adalah Rp354 miliar karena nama satuan bilangan miliar ditulis dengan huruf kecil. Selain itu, penulisan lambang mata uang rupiah Rp** tidak menggunakan titik dan ditulis langsung sebelum angka.
8. Pendapat mengenai pengembangan pesawat CN-235
Menurut saya, pengembangan pesawat CN-235 sangat penting untuk kemajuan industri penerbangan Indonesia. Pesawat ini memiliki berbagai keunggulan dan dapat digunakan untuk kebutuhan sipil maupun militer. Selain itu, pengembangan CN-235 dapat meningkatkan kemampuan teknologi dan sumber daya manusia Indonesia. Jika terus dikembangkan, pesawat ini dapat meningkatkan daya saing Indonesia di pasar internasional serta memperkuat kemandirian industri nasional.
9. Teks berita
Pesawat CN-235 diminati oleh banyak negara di kawasan regional dan internasional. Pesawat ini digunakan untuk keperluan sipil maupun militer. CN-235 memiliki berbagai keunggulan. Pesawat ini juga mampu menjalankan tugas penting. Keberadaannya menunjukkan kemampuan industri penerbangan nasional. Harga yang kompetitif menjadi salah satu daya tariknya. Pesawat ini diharapkan semakin dikenal di pasar internasional.
Beberapa negara telah menggunakan pesawat CN-235. Brunei Darussalam dan Malaysia termasuk penggunanya. Pakistan juga menggunakan pesawat tersebut. Uni Emirat Arab dan Korea Selatan menjadi pengguna lainnya. Indonesia turut menggunakan CN-235 untuk berbagai kebutuhan. Pesawat ini juga telah diekspor ke sejumlah negara. Hal tersebut menunjukkan daya saing CN-235 di tingkat internasional.
CN-235 mampu lepas landas di landasan pendek. Pesawat ini dapat mengangkut penumpang dan berbagai kebutuhan lainnya. Teknologi pesawat terus dikembangkan sesuai kebutuhan. Harga pesawat dinilai kompetitif. Pemerintah mendukung pengembangan industri pesawat nasional. Pengembangan CN-235 dapat meningkatkan kemampuan teknologi Indonesia. Industri penerbangan nasional pun diharapkan semakin maju.
Komentar
Posting Komentar